5 Flying Fox Paling Seru di Dunia !



1. Skywire di Taman Eden Project, Inggris

Taman masa depan ini merupakan imitasi mini bumi. Terdapat berbagai flora yang dikumpulkan dari seluruh dunia di rumah-rumah kaca ini. Atapnya yang tembus pandang dan berbentuk setengah lingkaran merupakan imitasi dari atmosfer bumi.

Selain memiliki fasilitas yang sangat canggih dan futuristik, taman ini juga punya area untuk menantang nyali. Cobalah meluncur sepanjang 740 meter dan lihat komplek Taman Eden Project dari atas. Jalur ini membentang di atas area seluas 141 km persegi.




2. Jungle Flight, Thailand

Apa rasanya melintas di antara pepohonan dan pegunungan? Jika penasaran, Anda bisa coba flying fox di kawasan hutan Chiang Mai. Hutan hujan di Thailand tidak hanya bisa dijelajahi namun juga bisa dinikmati dari ketinggian. Ada 34 jalur flying fox yang tersedia di sini.

Ketinggian flying fox ini mencapai 50 meter dari atas tanah. Serunya, Anda akan meluncur dari salah satu gunung tertinggi di Thailand yaitu Doi Lankah. Nikmati sensasi meluncur di antara pepohonan yang ada di puncak gunung.




3. Dragon's Breath, Haiti

Jika tadi sudah ada yang meluncur di atas taman dan hutan, kini saatnya meluncur di atas pantai. Flying fox Dragon's Breath di Haiti, AS menawarkan sensasi meluncur dengan pemandangan air laut beserta tepian pantainya.

Ini adalah flying fox terpanjang di kawasan pesisir Karibia. Panjang jalurnya mencapai 792 meter dan memiliki kecepatan hingga 50 km/jam. Jika tertantang, Anda bisa datang ke Pantai Labadee dan memulai peluncuran dari ketinggian 152 meter di atas laut.




4. Sky Trek, Costa Rica

Hampir sama dengan Jungle Flight di Thailand, Sky Trek di Costa Rica, Amerika Tengah ini juga mengajak Anda meluncur di atas hutan. Puaskan diri Anda memandangi pepohonan selama meluncur bersama flying fox ini. Jalur ini melintang sepanjang lebih dari 750 meter di antara pepohonan dan memiliki ketinggian 100 meter.




5. Cable Vuelo, Kolombia

Satu cara asyik menikmati taman nasional adalah dengan meluncur bersama flying fox di atas kawasan ini. Saat berlibur ke Taman Nasional Chicamocha di Kolombia, cobalah untuk naik flying foxnya. Di sini ada 3 jalur fyling fox berbeda yang mengajak Anda menikmati pemandangan dari atas.

Dengan flying fox ini, Anda bisa menikmati pemandangan mengagumkan dari canyon-canyon yang ada di sana. Bagi mereka yang tidak berani meluncur bebas dengan flying fox, mereka bisa menggunakan kereta gantung. Jadi, jangan aneh jika melihat kereta gantung melintas di depan Anda saat sedang meluncur.

readmore »»  

4 Jenis Hantu Jepang Yang Terkenal !

 

 

1. Onryou


Onryou adalah hantu yang menaruh dendam kepada orang lain pada semasa hidupnya dan biasanya setelah meninggal ia akan gentayangan untuk membalas dendam kepada orang-orang tersebut. Penampakan Onryou biasanya digambarkan sebagai berikut:
1.Rambut panjang terurai.
2.Memakai kimono putih.
3.Pergelangan tangan menjuntai ke bawah.
4.Biasanya kaki tak tampak menjejak

2. Ubume

Dalam kepercayaan masyarakat Jepang, Ubume adalah sosok hantu wanita yang meninggal ketika mengandung (lalu melahirkan dalam kubur) sehingga meninggalkan anak yang masih bayi, dan hantu tersebut selalu kembali untuk merawat anaknya dengan membawa gula-gula. Di Indonesia, hantu jenis ini dikenal dengan Kuntilanak atau Sundel Bolong. Penampakan Ubume hampir sama dengan penampakan Onryou, hanya kisah asal muasalnya saja yang berbeda.

3. Funa Yuurei
Funa Yuurei adalah hantu yang berasal dari manusia yang tewas di tengah lautan. Mereka biasanya menampakkan diri pada penumpang kapal dan berpura-pura meminta bantuan kepada para penumpang, setelah itu mereka akan membalikkan kapal tersebut sehingga semua penumpang meninggal.

4. Zashiki Warashi
Zashiki Warashi adalah hantu yang berwujud anak-anak yang seringkali nakal dan membahayakan. Hantu ini bisa juga disebut Zashiki-bokko. Zashiki bisa diartikan sebagai penutup lantai rumah(tatami), sedangkan Warashi adalah hantu anak-anak. Penampakan Zashiki Warashi adalah seperti anak kecil yang berusia sekitar 5 atau 6 tahun. Berambut cepak dan berwajah merah. Di Indonesia hantu seperti ini disebut tuyul.Biasanya hantu anak-anak ini berkeliaran di sekitar rumah, dan hantu ini mencari perhatian dengan cara yang bermacam-macam, seperti meninggalkan jejak kaki di lantai, membunyikan musik di ruang tamu atau tiba-tiba duduk di atas futon. Hantu ini paling senang menampakkan diri pada anak kecil. Mungkin karena usia mereka sebaya.
 
readmore »»  

Daftar Pakaian Daerah dan Adat Istiadat Indonesia ( Lengkap ! )

Keragaman budaya Indonesia memang sungguh luar biasa. Oleh karena itu, dalam pelajaran IPS sekolah dasar, misal SD kelas 4, terdapat kompetensi dasar yang menargetkan agar anak-anak menghargai keragaman suku bangsa dan budaya setempat (kabupaten/kota/propinsi). Pada artikel saya ini bertujuan untuk membantu anak-anak dalam menghargai keragaman suku bangsa dan budaya setempat dengan mengenal macam-macam tari tradisional, senjata tradisional, rumah adat, dan pakaian tradisional yang ada di 34 propinsi di Indonesia, dilengkapi dengan gambar. (Propinsi ke-34 adalah Propinsi Kalimantan Utara).
Keterangan: Untuk memperbesar atau mendownload gambar cukup klik pada gambar yang diinginkan, lalu pada gambar di new tab yang terbuka klik kanan mouse, klik "simpan gambar dengan nama".

A. Pulau Sumatera Kepulauan Riau
Ibukota: Tanjung Pinang

Senjata:  badik tumbuk lada
Tarian: tari melemang
Rumah adat: rumah belah bubung

Riau Ibukota: Pekanbaru
Senjata: pedang jenawi
Tarian: tari tandak
Rumah adat: pedang jenawi

Kepulauan Bangka Belitung
Ibukota: Pangkal Pinang

Senjata: siwar panjang
Tarian: tari campak
Rumah adat: rumah rakit

Sumatera Selatan
Ibukota: Palembang

Senjata: keris
Tarian: tari bekhusek
Rumah adat: rumah limas

Sumatera Barat
Ibukota: Padang

Senjata: karih
Tarian: tari payung
Rumah adat: rumah gadang

Sumatera Utara
Ibukota: Medan

Senjata: piso surit
Tarian: tari tor-tor
Rumah adat: rumah bolon

Jambi
Ibukota: Jambi

Senjata: keris
Tarian: tari sekapur sirih
Rumah adat: rumah adat jambi

Bengkulu
Ibukota: Bengkulu

Senjata: keris
Tarian: tari bidadaei
Rumah adat: rumah rakyat

Lampung
Ibukota: Bandar Lampung

Senjata: keris
Tarian: tari melinting
Rumah adat: rumah sesat

Aceh
Ibukota: Banda Aceh

Senjata: rencong
Tarian: tari seudati
Rumah adat: rumah adat aceh

B. Pulau Sulawesi Sulawesi Tengah
Ibukota: Palu

Senjata: pasatimpo
Tarian: tari peule cinde
Rumah adat: rumah tambi

Sulawesi Utara
Ibukota: Manado

Senjata: keris
Tarian: tari maengket
Rumah adat: rumah pewaris

Sulawesi Barat
Ibukota: Mamuju

Senjata: badik
Tarian: tari kipas
Rumah adat: tongkonan

Sulawesi Selatan
Ibukota: Makassar

Senjata: badik
Tarian: tari kipas
Rumah adat: rumah tongkonan

Sulawesi Tenggara
Ibukota: Kendari

Senjata: keris
Tarian: tari balumpa
Rumah adat: istana sultan bulton

Gorontalo
Ibukota: Gorontalo

Senjata: wamilo
Tarian: tari polo-polo
Rumah adat: rumah pewaris

C. Pulau Papua Papua Barat
Ibukota: Manokwari

Senjata: pisau belati
Tarian: tari eta'e wosi
Rumah adat: rumah honai

Papua
Ibukota: Jayapura

Senjata: pisau belati
Tarian: tari musyoh, tari selamat datang
Rumah adat: rumah honai

D. Kepulauan Nusa Tenggara  Bali
Ibukota: Denpasar

Senjata: keris
Tarian: tari legong
Rumah adat: candi bentar

Nusa Tenggara Barat
Ibukota: Mataram

Senjata: keris
Tarian: tari lenggo
Rumah adat: istana sultan sumbawa

Nusa Tenggara Timur
Ibukota: Kupang

Senjata: sundu
Tarian: tari gareng lameng
Rumah adat: rumah musalaki

E. Kepulauan Maluku  Maluku Utara
Ibukota: Sofifi

Senjata: parang dan salawaku
Tarian: tari soya-soya
Rumah adat: baileo

Maluku
Ibukota: Ambon
 
Senjata: parang dan salawaku
Tarian: tari lenso
Rumah adat: rumah baileo

F. Pulau Kalimantan  Kalimantan Utara
Ibukota: Tanjung Selor

Senjata: mandau
Tarian: tari jepen
Rumah adat: rumah baloy

Kalimantan Timur
Ibukota: Samarinda

Senjata: mandau
Tarian: tari gong
Rumah adat: rumah lamin

Kalimantan Barat
Ibukota: Pontianak

Senjata: mandau
Tarian: tari monong
Rumah adat: istana kesultanan pontianak

Kalimantan Tengah
Ibukota: Palangkaraya

Senjata: mandau
Tarian: tari balean dadas, tari tambun dan bungai
Rumah adat: rumah betang

Kalimantan Selatan
Ibukota: Banjarmasin

Senjata: keris
Tarian: tari baksa kembang
Rumah adat: rumah banjar

G. Pulau Jawa Yogyakarta
Ibukota: Yogyakarta

Senjata: keris
Tarian: tari serimpi
Rumah adat: bangsal kencono

Jawa Timur
Ibukota: Surabaya

Senjata: clurit
Tarian: tari remong
Rumah adat: rumah adat jawa timur

Banten
Ibukota: Serang

Senjata: kujang
Tarian: tari topeng
Rumah adat: kasepuhan

Jawa Tengah
Ibukota: Semarang

Senjata: keris
Tarian: tari serimpi
Rumah adat: padepokan

Jakarta
Ibukota: Jakarta

Senjata: badik
Tarian: tari yapong
Rumah adat: rumah kebaya

Jawa Barat
Ibukota: Bandung

Senjata: kujang
Tarian: tari merak
Rumah adat: keraton kasepuhan cirebon

readmore »»  

Ada Mini Bar Didalam Pohon Terbesar Dunia !


Jelajah wisata alam, Afrika memang juaranya. Begitu banyak lahan terbuka yang merupakan padang savana ataupun hutan dengan rerimbunan pepohonan. Keteduhan ini yang menjadikannya sebagai rumah bagi banyak jenis spesies.

Bahkan di tengah kota, di bagian Afrika Selatan pun masih menyisakan pohon-pohon subur. Salah satunya dinobatkan sebagai pohon terbesar di dunia. Banyak wisatawan yang penasaran ingin menyaksikan "kebesaran" pohon berjenis baobab ini.

Baobab sendiri merupakan salah satu keluarga tree of life, pohon yang dapat hidup hingga minimal 800 tahun. Usia pohon terbesar ini malah sudah melewati batas minimal, yakni 1.500 tahun. Terletak di pekarangan sebuah rumah, pohon ini tumbuh dengan tinggi 47 meter dan diameter 19 meter. Saking besarnya, pohon ini bahkan dapat menadah air hingga 300 liter, saat musim hujan.

Bukan hanya ukurannya saja yang menjadi daya tarik, di dalam pohon ini juga terdapat "mini bar" yang bisa menampung sekitar 15 orang. Ruangan ini diciptakan pada tahun 1933. Dahulu para pemburu sering menggunakan rongga pada pohon baobab ini sebagai tempat persinggahan. Mereka membuat tempat untuk menyimpan bekal, tempat untuk istirahat, perapian, dan juga meja yang menyerupai meja bar.

Meski umurnya masih kalah dengan pohon Red Sherman yang mencapai usia 2.200 tahun, dan Bristlecone pine di California yang hidup 4.000 tahun, pohon tua ini juga menjadi kandidat 'The New 7 Wonder Natural Baobab Avenue'.

readmore »»  

Akibat Suka Ngintip Dan Tahu Urusan Orang !

readmore »»  

Geliat Pelacuran ABG Asal Mongolia !

readmore »»  

5 Tradisi Paling Terkenal di Minangkabau !


Tradisi adalah sesuatu yang telah dilakukan untuk sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, biasanya dari suatu negara, kebudayaan, waktu, atau agama yang sama. Hal yang paling mendasar dari tradisi adalah adanya informasi yang diteruskan dari generasi ke generasi baik tertulis maupun silit(sering kali) lisan, karena tanpa adanya ini, suatu tradisi dapat punah.

1.Balimau

Balimau adalah tradisi mandi menggunakan jeruk nipis yang berkembang di kalangan masyarakat Minangkabau dan biasanya dilakukan pada kawasan tertentu yang memiliki aliran sungai dan tempat pemandian.Diwariskan secara turun temurun, tradisi ini dipercaya telah berlangsung selama berabad-abad.

Latar belakang dari balimau adalah membersihkan diri secara lahir dan batin sebelum memasuki bulan Ramadan, sesuai dengan ajaran agama Islam, yaitu mensucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa. Secara lahir, mensucikan diri adalah mandi yang bersih. Zaman dahulu tidak setiap orang bisa mandi dengan bersih, baik karena tak ada sabun, wilayah yang kekurangan air, atau bahkan karena sibuk bekerja maupun sebab yang lain. Saat itu pengganti sabun di beberapa wilayah di Minangkabau adalah limau (jeruk nipis), karena sifatnya yang melarutkan minyak atau keringat di badan.

2.Makan bajamba

Makan bajamba atau juga disebut makan barapak adalah tradisi makan yang dilakukan oleh masyarakat Minangkabau dengan cara duduk bersama-sama di dalam suatu ruangan atau tempat yang telah ditentukan.Tradisi ini umumnya dilangsungkan di hari-hari besar agama Islam dan dalam berbagai upacara adat, pesta adat, dan pertemuan penting lainnya. Secara harafiah makan bajamba mengandung makna yang sangat dalam, dimana tradisi makan bersama ini akan memunculkan rasa kebersamaan tanpa melihat perbedaan status sosial.

3.Merantau

Merantau adalah perginya seseorang dari tempat asal dimana ia ia tumbuh besar ke wilayah lain untuk menjalani kehidupan atau mencari pengalaman.

4.Pacu jawi

Pacu jawi atau dapat disebut balapan sapi dalam bahasa Indonesia adalah sebuah atraksi permainan tradisional yang dilombakan di kabupaten Tanah Datar, provinsi Sumatera Barat, Indonesia.

Setiap tahun, lomba balap sapi ini diselenggarakan secara bergiliran selama empat minggu di empat kecamatan di kabupaten Tanah Datar, yaitu kecamatan Pariangan, kecamatan Rambatan, kecamatan Lima Kaum, dan kecamatan Sungai Tarab.

Pacu jawi telah ada sejak ratusan tahun lalu, yang pada awalnya merupakan kegiatan yang dilakukan oleh petani sehabis musim panen untuk mengisi waktu luang sekaligus menjadi sarana hiburan bagi masyarakat setempat.

Berbeda dengan karapan sapi di pulau Madura yang diselenggarakan di lintasan yang kering, pacu jawi di kabupaten Tanah Datar diselenggarakan di sawah-sawah milik masyarakat setempat sehabis panen dan dalam kondisi berlumpur.Uniknya, sepasang sapi hanya berlari sendiri tanpa lawan, bukan dengan pasangan lawan sebagaimana layaknya perlombaan. Dimana, penilaiannya adalah lurus atau tidak lurusnya sepasang sapi dalam berlari, disamping penilaian waktu tempuh lintasan.

Selain itu, kegiatan ini juga dipadukan dengan tradisi masyarakat setempat, seperti penampilan tarian dan permainan alat musik tradisional. 


5.Tabuik

Tabuik (Indonesia: Tabut) adalah perayaan lokal dalam rangka memperingati Asyura, gugurnya Imam Husain, cucu Muhammad, yang dilakukan oleh masyarakat Minangkabau di daerah pantai Sumatera Barat, khususnya di Kota Pariaman. Festival ini termasuk menampilkan kembali Pertempuran Karbala, dan memainkan drum tassa dan dhol. Tabuik merupakan istilah untuk usungan jenazah yang dibawa selama prosesi upacara tersebut.

Walaupun awal mulanya merupakan upacara Syi'ah, akan tetapi penduduk terbanyak di Pariaman dan daerah lain yang melakukan upacara serupa, kebanyakan penganut Sunni. Di Bengkulu dikenal pula dengan nama Tabot.
Tabuik diturunkan ke laut di Pantai Pariaman, Sumatera Barat, Indonesia

Upacara melabuhkan tabuik ke laut dilakukan setiap tahun di Pariaman pada 10 Muharram sejak 1831. Upacara ini diperkenalkan di daerah ini oleh Pasukan Tamil Muslim Syi'ah dari India, yang ditempatkan di sini dan kemudian bermukim pada masa kekuasaan Inggris di Sumatera bagian barat.
readmore »»